Pertanyaan 122: Apa arti dari permohonan pertama?

 Pertanyaan 122: Apa arti dari permohonan pertama?


Jawaban: "Dikuduskanlah nama-Mu" berarti bahwa kita pertama-tama mengenal Allah, menguduskan Dia, dan memuliakan Dia, dan agar kemahakuasaan-Nya, kebijaksanaan-Nya, kebaikan-Nya, keadilan-Nya, belas kasihan-Nya, dan kebenaran-Nya bersinar dalam semua karya-Nya. Ini juga berarti bahwa kita berdoa agar Allah mengarahkan hidup kita—pikiran, perkataan, dan perbuatan kita—agar nama-Nya tidak dinodai oleh kita tetapi dihormati dan dipuji saja.

"Dikuduskanlah nama-Mu." Nama Bapa adalah Yehova di surga, dan di bumi adalah Yesus. Fakta bahwa nama itu dikuduskan bukanlah kata benda "nama," tetapi bahwa Yesus itu kudus. Karena Yesus itu kudus, mereka yang masuk ke dalam Kristus juga kudus. Yesus yang kudus memiliki otoritas di surga dan di bumi.


Matius 28:18-20 “Lalu Yesus datang dan berkata kepada mereka: ‘Segala kuasa di surga dan di bumi telah diberikan kepada-Ku. Karena itu, pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku, baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.’”

Allah Bapa telah memberikan segala kuasa di surga dan di bumi kepada Anak-Nya, Yesus Kristus. Matius 16:19, “Aku akan memberikan kepadamu kunci Kerajaan Surga; apa pun yang kamu ikat di bumi akan terikat di surga, dan apa pun yang kamu lepaskan di bumi akan dilepaskan di surga.”

Ini berarti bahwa apa yang terjadi di bumi akan sama di surga. Jika orang percaya percaya pada kuasa Yesus untuk mengampuni dosa, maka hal yang sama akan terjadi di surga. Kuasa di bumi menandakan pengampunan dosa. Saat ini, orang percaya percaya bahwa kematian Yesus di kayu salib mengampuni dosa, tetapi ini hanya mengampuni dosa masa lalu, dan untuk dosa masa kini dan masa depan, mereka harus terus menerima pengampunan melalui darah Yesus. Ini diungkapkan sebagai mengikat dosa tanpa melepaskannya. Karena dosa terikat oleh hukum, maka akan sama di surga.

Kuasa surga adalah Kristus yang membawa Kerajaan Allah kepada orang-orang kudus. Kerajaan Allah datang ketika Kristus, Firman, kembali dan memasuki bait suci baru yang didirikan di dalam hati orang-orang kudus, dan berdiam di sana. Ketika Kerajaan Allah datang kepada orang-orang kudus, Bapa, Yesus Kristus, dan orang-orang kudus menjadi satu dalam Roh Kudus. Namun, jika orang percaya masih menunggu Kedatangan Kedua Yesus, Hari Penghakiman, bukan Kerajaan Allah, yang akan datang kepada mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?