Pertanyaan 94: Apa yang dituntut Allah dalam Perintah Pertama?
Pertanyaan 94: Apa yang dituntut Allah dalam Perintah Pertama?
Jawaban: Bahwa aku harus menghindari dan meninggalkan semua penyembahan berhala, sihir, dan pengorbanan takhayul, dan semua doa kepada orang-orang kudus atau makhluk lain, karena bahaya kehilangan keselamatanku; bahwa aku harus dengan benar mengakui dan mempercayai hanya satu Allah yang benar, dengan rendah hati dan sabar menginginkan untuk menerima semua kebaikan dari-Nya, dan mengasihi, takut, dan menghormati-Nya dengan segenap hatiku. Singkatnya, bahwa aku tidak akan pernah melakukan apa pun yang bertentangan dengan kehendak Allah.
Perintah Pertama: Janganlah engkau mempunyai allah lain di hadapan-Ku.
Orang-orang di dunia menyembah dewa-dewa dengan nama mereka sendiri. Bahkan orang-orang percaya menyebut dewa-dewa mereka "Allah." Tetapi apakah Allah yang mereka bayangkan benar-benar Allah Yehuwa? Allah tidak jauh; Dia mendekati orang Israel dengan berbagai cara. Namun, orang-orang memandang-Nya sebagai Allah yang menakutkan. Ketika Musa pergi ke Gunung Sinai untuk menerima loh batu Sepuluh Perintah, mereka membuat patung anak lembu emas dan menyembahnya sebagai Allah.
Dengan cara ini, orang-orang di dunia menyembah versi Allah mereka sendiri. Hal yang sama berlaku di dalam gereja saat ini. Semua orang percaya kepada Tuhan, tetapi kecuali mereka menjadi Immanuel, mereka hanya percaya pada versi Tuhan mereka sendiri. Ini adalah penyembahan berhala.
Immanuel berarti Tuhan bersama kita. Tuhan tidak jauh, tetapi ketika Dia masuk ke dalam hati orang percaya, Dia menjadi Tuhan yang sejati, Yehuwa. Ketika Tuhan yang Yesus Kristus sebut "Bapa" adalah Tuhan yang sejati, dan orang percaya menjadi "Immanuel," Bapa, Yesus Kristus, dan orang percaya menjadi satu dalam Roh Kudus.
Komentar
Posting Komentar