Pertanyaan 84: Bagaimana kerajaan surga dibuka dan ditutup oleh pemberitaan Injil?

 Pertanyaan 84: Bagaimana kerajaan surga dibuka dan ditutup oleh pemberitaan Injil?

Jawaban: Kerajaan surga dibuka oleh perintah Kristus. Yaitu, dengan secara terbuka memberitakan dan menyatakan kepada semua orang percaya bahwa Allah, melalui jasa Kristus, mengampuni semua dosa mereka ketika mereka percaya pada janji Injil dengan iman yang benar. Tetapi kerajaan surga ditutup bagi orang-orang yang tidak percaya dan munafik dengan secara terbuka memberitakan dan menyatakan bahwa mereka akan dikenai murka Allah dan hukuman kekal kecuali mereka bertobat. Penghakiman Allah dalam hidup ini dan hidup yang akan datang didasarkan pada kesaksian Injil ini.

Pembukaan kunci kerajaan surga terhubung dengan baptisan Roh Kudus. Allah membuka kunci kerajaan surga di bumi ketika para murid memberitakan Injil dan mereka yang menerima Injil menerima baptisan Roh Kudus. Oleh karena itu, kunci-kunci itu dibuka di surga, dan Allah menggunakan Setan untuk menghakimi mereka yang menerima Injil.

Sama seperti Setan mencobai Yesus, Allah memberikan tiga ujian: kemewahan, legalisme, dan gnostisisme. Mereka yang lulus ujian akan menerima Roh Kudus dari surga. Yang lama akan mati, dan mereka akan dilahirkan kembali. Ini membuka pintu gerbang surga.

Membuka kunci di bumi tidak secara otomatis membukanya di surga. Sebaliknya, itu berarti memberikan kunci surga kepada para rasul dan orang-orang kudus di bumi. Apa yang dibuka di bumi akan dibuka di surga.

Jika seorang kudus di bumi dengan tekun melayani, namun berkhotbah secara tidak alkitabiah, dengan doktrin yang menentang Alkitab, kunci surga tidak akan dibuka. Jika seorang kudus dengan tekun memberitakan Injil secara efektif, namun mereka yang mendengarnya percaya, namun tetap terperangkap dalam legalisme, kunci surga tidak akan dibuka.

Mungkin ada perbedaan waktu antara saat kunci dibuka di bumi dan saat kunci dibuka di surga. Mengenai waktu itu, baik Putra maupun para malaikat tidak tahu. Hanya Bapa yang tahu. Mungkin ada perbedaan waktu antara saat kunci dibuka di bumi dan saat kunci dibuka di surga.

Mengenai waktu itu, baik Putra maupun para malaikat tidak tahu. Hanya Bapa yang tahu. Oleh karena itu, perintahnya adalah untuk tetap terjaga dan berdoa. Orang-orang kudus harus berdoa dengan sungguh-sungguh agar kunci surga dibuka.


Pertanyaan 85: Bagaimana pintu surga ditutup dan dibuka oleh disiplin Kristen?


Jawaban: Itu dilakukan oleh perintah Kristus. Artinya, jika seseorang, meskipun ia menyebut dirinya seorang Kristen, percaya pada ajaran-ajaran yang tidak Kristen, menjalani kehidupan yang tidak Kristen, dan, meskipun terus-menerus ditegur oleh gereja, tetap berpegang pada kesalahan dan kejahatannya sampai fakta itu diketahui oleh para pejabat gereja dan ia menolak bahkan teguran mereka, para pejabat harus mengucilkannya dari persekutuan orang-orang kudus dengan melarangnya menerima sakramen. Allah juga akan mengusirnya dari kerajaan Kristus. Jika orang seperti itu berjanji dan mempraktikkan pertobatan yang sejati, ia akan diterima kembali ke dalam Kristus dan ke dalam gereja.

Pembukaan dan penutupan pintu surga ditujukan kepada orang-orang non-Kristen. Ketika orang-orang non-Kristen bertobat dan percaya bahwa mereka dipersatukan dengan Yesus Kristus dalam kematian dan kebangkitan, mereka dibaptis dan menjadi warga surga. Mereka yang masuk ke dalam Kristus telah memasuki gerbang surga, karena gerbang surga terbuka.

Pembukaan gerbang surga adalah untuk mereka yang masuk ke dalam Kristus, dan penutupan gerbang surga adalah untuk orang-orang yang bukan Kristen. Gerbang itu tidak dibuka lalu ditutup, tetapi sejak awal sudah tertutup.

Ajaran bahwa Allah mengusir dari kerajaan-Nya mereka yang hidup tidak Kristen dan dengan keras kepala berpegang teguh pada kesalahan dan kejahatan mereka sendiri adalah salah. Ini berarti bahwa orang-orang seperti itu sejak awal bukanlah bagian dari Kristus. Mengenai klaim bahwa mereka yang lahir dari air dan Roh kemudian murtad dan hidup tidak Kristen, mereka yang hidup tidak Kristen sejak awal bukanlah lahir dari air dan Roh. Mereka hanya menganggap diri mereka Kristen.

Mereka yang lahir baru dari air dan Roh, bahkan jika mereka kadang-kadang hidup salah, tidak diusir oleh Allah, tetapi hanya ditusuk oleh Setan untuk membuat mereka sadar. Keselamatan, setelah diberikan, tidak dapat diubah. Ajaran-ajaran menyiratkan bahwa mereka yang telah diselamatkan dapat kehilangan keselamatan itu lagi, tetapi ini tidak benar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?