Pertanyaan 50: Mengapa ayat selanjutnya mengatakan, “Ia duduk di sebelah kanan Allah”?

 Pertanyaan 50: Mengapa ayat selanjutnya mengatakan, “Ia duduk di sebelah kanan Allah”?

Jawaban: Kristus naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, di mana Ia dinyatakan sebagai kepala gereja dan melalui Dia Bapa memerintah atas segala sesuatu.

Alasan Yesus Kristus menjadi Anak Allah, bukan Allah, adalah untuk menyelamatkan orang berdosa yang bertobat. Karena itu, Yesus mati di kayu salib dan bangkit, dan mereka yang percaya akan kematian-Nya di kayu salib dan kebangkitan-Nya, bersatu dengan Dia, juga duduk di sebelah kanan Allah di dalam Kristus. "Di sebelah kanan Allah" berarti "anak Allah."

Ibrani 10:12-13, "Tetapi orang ini, setelah mempersembahkan satu korban untuk dosa-dosa untuk selama-lamanya, duduk di sebelah kanan Allah, dan sejak saat itu Ia menunggu sampai musuh-musuh-Nya menjadi alas kaki-Nya." Yesus, sebagai Anak Allah, mencari orang-orang untuk diselamatkan sampai Ia menghakimi dunia sebagai Hakim. Demikian juga, orang-orang kudus berada di sebelah kanan Allah di dalam Kristus. Duduk di sebelah kanan Tuhan juga berarti memiliki wewenang untuk mengampuni dosa dan menghakimi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?