Pertanyaan 191. Apa yang kita doakan dalam permohonan kedua?
Pertanyaan 191. Apa yang kita doakan dalam permohonan kedua?
Jawab. Dalam permohonan kedua, "Datanglah Kerajaan-Mu," kita mengakui bahwa kita dan seluruh umat manusia pada dasarnya berada di bawah kekuasaan dosa dan Setan. Kita berdoa agar kerajaan dosa dan Setan dihancurkan, agar Injil disebarkan ke seluruh dunia, agar orang-orang Yahudi dipanggil, dan agar jumlah penuh bangsa-bangsa non-Yahudi dapat masuk. Kita berdoa agar gereja diperlengkapi dengan semua pelayan firman dan tata cara, disucikan dari kebusukan, dipuji dan didukung oleh para penguasa duniawi, dan agar tata cara Kristus dapat ditegakkan dengan murni. Kita berdoa agar mereka yang masih berdosa dapat bertobat, agar mereka yang telah bertobat dapat dikoreksi dan dihibur, agar iman dapat bertumbuh, dan agar Kristus dapat memerintah dalam hati kita di dunia ini dan datang kembali sehingga kita dapat memerintah bersama-Nya. Kita juga berdoa agar Allah dapat menegakkan kerajaan kuasa dan bekerja sesuai dengan kerelaan-Nya di seluruh dunia untuk mencapai tujuan ini. Kerajaan adalah Basileia, kuasa yang berkuasa atas Kerajaan Allah. Orang-orang kudus menjadi Kerajaan Allah yang diperintah oleh Allah.
Arti "Datanglah Kerajaan-Mu" adalah "Datanglah Kerajaan-Mu," dan itu memohon agar Kerajaan Allah datang. Tempat seperti apakah Kerajaan Allah itu? Itu berarti tempat di mana pemerintahan Allah yang sempurna terwujud. Pemerintahan diwujudkan dalam Roh Kudus. Konsep Kerajaan Allah bukanlah konsep lokasi, melainkan konsep karya Roh Kudus. Ketika Roh Kudus datang 100%, Kerajaan Allah telah datang, dan pemerintahan Allah yang sempurna terwujud.
Seperti yang Yesus katakan dalam Yohanes 17, tujuannya adalah menjadi satu seperti Bapa dan Aku adalah satu. Arti "Datanglah Kerajaan-Mu" dapat berarti "datanglah ke dunia ini" atau "terjadilah di dalam Aku." Alasan kita memohon agar Kerajaan Allah datang adalah karena ini bukanlah Kerajaan Allah. Itu karena orang berdosa telah meninggalkan Allah. Alkitab memberi tahu kita bahwa manusia telah meninggalkan Allah dan kita harus menyadari hal ini. Karena orang berdosa telah meninggalkan Allah, maka Kerajaan Allah pun diminta untuk datang.
Makna utama dari "datanglah Kerajaan Allah" adalah bahwa Kerajaan Mesias akan datang ke dunia ini. Hal ini merujuk pada kerajaan seribu tahun dalam Kitab Wahyu, di mana Yesus Kristus akan kembali, memulihkan Israel, dan memerintah atasnya. Kerajaan seribu tahun adalah Kerajaan Allah yang ditegakkan di dalam hati orang-orang kudus.
Dalam Lukas 17:20-21, "Orang-orang Farisi bertanya kepadanya, bilamana Kerajaan Allah akan datang. Yesus menjawab mereka, 'Kerajaan Allah tidak terlihat. Tidak seorang pun akan berkata, 'Lihatlah, di sini!' atau 'Lihatlah, di sana!' Sebab, lihatlah, Kerajaan Allah ada di dalam kamu.'"
Kerajaan Allah yang dibicarakan orang Farisi adalah sebuah pertanyaan yang berkaitan dengan kerajaan Mesianik, tetapi Yesus berbicara tentang "Kerajaan Allah di dalam kamu." Ketika Kerajaan Allah terwujud di dalam diriku, aku akan menyadari pemerintahan Allah yang sempurna. Aku akan menjadi satu dengan Allah. Dalam Yohanes 17:11-15, Yesus berkata, "Marilah kita menjadi satu." Kata ini merujuk pada pemerintahan Allah yang utuh dalam Roh Kudus. Dengan kata lain, ini merujuk pada persekutuan yang utuh dengan Allah dalam Roh Kudus.
Dalam Kejadian 2:23-24, "Lalu berkatalah Adam: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan disebut perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki." Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging," memiliki makna yang mendalam.
Artinya, "Karena mereka yang semula adalah satu, mereka harus menjadi satu lagi." Dalam Efesus 5:30-32, "Karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Rahasia ini sungguh besar, dan aku berbicara tentang Kristus dan jemaat."
Apa rahasia besar yang dibicarakan Rasul Paulus? Rahasia ini tidak mudah dipahami. Rahasia ini tentang Kristus dan jemaat. Kesatuan Kristus dan jemaat berarti bahwa mereka pada mulanya adalah satu.
Dalam Kejadian 2:25, dikatakan, "Adam dan Hawa telanjang, tetapi mereka tidak merasa malu." Kata "telanjang" berarti mereka telanjang sehubungan dengan Kerajaan Allah. Yesus menyebut orang Farisi buta, yang berarti mereka buta sehubungan dengan Kerajaan Allah. Fakta bahwa Adam dan Hawa "telanjang" tidak berarti mereka "telanjang secara fisik," tetapi "telanjang secara rohani."
Komentar
Posting Komentar