Pertanyaan 186. Aturan apa yang telah Allah berikan untuk arahan kita dalam kewajiban berdoa?

 Pertanyaan 186. Aturan apa yang telah Allah berikan untuk arahan kita dalam kewajiban berdoa?


Jawaban. Seluruh Firman Allah digunakan sebagai aturan arahan dalam kewajiban berdoa, tetapi aturan khusus bimbingannya adalah bentuk doa yang diajarkan Juruselamat kita Kristus kepada murid-murid-Nya, yang biasa disebut Doa Bapa Kami.

1 Samuel 12:23 “Semoga Allah menjauhkan aku dari dosa terhadap TUHAN dengan berhenti berdoa untukmu; tetapi aku akan mengajar engkau dengan jalan yang baik dan benar.”

Mengenai “dosa berhenti berdoa,” Roma 8:26 “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita (asteneia). Kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.” Asteneia berarti kelemahan moral, kerapuhan, penyakit, dll. Artinya, kita tidak tahu apa yang harus didoakan karena kita sakit. Keluhan yang tak terucapkan adalah doa Allah.

Hal ini terjadi pada mereka yang mendengarkan Firman. Doa dimulai dengan mendengarkan Firman Tuhan, dan merupakan proses mempelajari kehendak Tuhan melalui bimbingan-Nya. Dosa berhenti berdoa adalah bagi mereka yang tidak mendengarkan Firman. Karena itu, mereka menjadi orang-orang yang tidak mengetahui kehendak Tuhan.

Saul menjadi raja. Samuel adalah seorang nabi yang menyampaikan firman Tuhan. Namun, jika umat tidak mendengarkan firman, mereka akan jatuh ke dalam dosa tidak berdoa. Namun, Samuel berbicara kepada umat tentang doa. "Jauhilah aku berbuat dosa terhadap Tuhan dengan berhenti berdoa untukmu."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?