Pertanyaan 180. Apa arti berdoa dalam nama Kristus?
Pertanyaan 180. Apa arti berdoa dalam nama Kristus?
Jawaban. Berdoa dalam nama Kristus berarti menaati perintah-Nya, percaya pada janji-Nya, dan memohon belas kasihan demi Dia, bukan hanya dengan menyebut nama-Nya, tetapi dengan memperoleh dari Kristus dan perantaraan-Nya keberanian, keteguhan hati, dan kekuatan untuk berdoa, serta harapan bahwa doa-doa kita akan diterima.
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, Yohanes 14:13-14, “Apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku (en tonomati ἐν τῷ ὀνόματί) akan Aku lakukan, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” En tonomati (ἐν τῷ ὀνόματί) berarti dalam nama-Ku. Karena nama Kristus adalah Yesus, artinya “di dalam Yesus.”
Kata "apa pun" dikaitkan dengan kematian di kayu salib, yang memberikan pengampunan dosa, dan dikaitkan dengan kebangkitan, yang memberikan hidup kebangkitan. Arti "di dalam Yesus" adalah "di dalam Yesus yang mati di kayu salib dan bangkit kembali." Yesus memberi tahu murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil dan jika mereka meminta segala sesuatu kepada Yesus, Dia akan menyelesaikan segalanya. Hal ini berkaitan dengan Injil. Peristiwa-peristiwa menakjubkan seperti membangkitkan orang mati, menyembuhkan orang sakit, dan mengusir setan dicatat dalam Kitab Kisah Para Rasul.
Namun, sebagian besar doa saat ini didasarkan pada kepercayaan akan ramalan. Doa-doa profetik populer, seolah-olah doa tersebut adalah ramalan tentang nasib seseorang. Doa-doa semacam itu bukanlah doa kepada Tuhan. Selain itu, ada doa untuk menerima Roh Kudus, doa untuk mengusir setan, dan doa dalam bahasa roh, semuanya atas nama Injil. Orang-orang ini adalah mereka yang menganut gnostisisme (mistisisme). Tidak mudah bagi orang percaya biasa untuk membedakan antara kebenaran dan kepalsuan. Itulah sebabnya Alkitab memerintahkan kita untuk membedakan roh. 1 Yohanes 4:6 "Kita berasal dari Allah. Barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kita; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kita. Dengan demikianlah kita mengenal Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan." Mereka yang dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Yesus Kristus adalah mereka yang menjadi milik Allah. Mereka yang menjadi milik Allah adalah mereka yang telah menerima baptisan Roh Kudus, dan sebuah bait suci baru telah didirikan di dalam hati mereka, dan Kristus hadir. Karena itu, mereka mendengarkan firman-Nya dan orang-orang kudus bertindak. Kebanyakan dari mereka yang berbicara selain firman tentang kematian dan kebangkitan di kayu salib seharusnya dianggap palsu.
Komentar
Posting Komentar