Pertanyaan 168. Apa itu Perjamuan Kudus?

 Pertanyaan 168. Apa itu Perjamuan Kudus?

Jawab. Perjamuan Kudus adalah sakramen Perjanjian Baru, di mana roti dan anggur diberikan dan diterima sesuai dengan perintah Yesus Kristus, dan kematian-Nya dinyatakan. Mereka yang dengan layak mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus makan dan minum tubuh dan darah Tuhan, dan dipelihara secara rohani serta bertumbuh dalam kasih karunia, dan persatuan serta persekutuan mereka dengan Tuhan diteguhkan, dan mereka bersaksi dan memperbarui kasih serta persekutuan mereka satu sama lain sebagai anggota tubuh misterius yang sama, dalam rasa syukur dan janji kepada Allah.

Lukas 22:17-20 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur, dan berkata: "Ambillah dan bagi-bagilah di antara kamu. Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah datang." Sesudah itu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku." Demikian pula, Ia mengambil cawan setelah perjamuan, sambil berkata, "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagimu."

Perjamuan Kudus adalah "suatu peristiwa yang mengingatkan orang-orang kudus akan perjanjian baru bahwa mereka juga dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Yesus Kristus di kayu salib." Perjanjian lama adalah perjanjian yang Allah buat dengan Abraham, bahwa Ia akan memberi mereka tanah dan keturunan. Tanah mengacu pada Kanaan, tetapi perjanjian baru adalah kerajaan rohani Allah (surga) di dalam jiwa. Keturunan yang dijanjikan mengacu pada Yesus Kristus.

Jadi, perjanjian baru berarti bahwa mereka yang masuk ke dalam Yesus Kristus akan mewarisi kerajaan Allah di dalam hati mereka dan menjadi umat-Nya. Orang-orang kudus hendaknya menyadari makna ini dan bersyukur karena menjadi umat Allah di dunia ini, serta menyebarkan pesan ini kepada orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?