Pertanyaan 165. Apa itu baptisan?

 Pertanyaan 165. Apa itu baptisan?

Jawab. Baptisan adalah sakramen Perjanjian Baru, di mana Kristus membasuh kita dengan air dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Baptisan adalah tanda dan meterai pencangkokan kita ke dalam Kristus sendiri, pengampunan dosa kita melalui darah-Nya, kelahiran kembali kita oleh Roh-Nya, dan kebangkitan kita sebagai anak angkat menuju hidup yang kekal. Dengan cara ini, orang-orang yang dibaptis secara khidmat diterima ke dalam gereja yang kelihatan, dan terikat oleh pengakuan publik atas janji mereka untuk sepenuhnya menjadi milik Tuhan saja.

Yohanes 3:5 Yesus menjawab, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah." Baptisan adalah upacara kelahiran kembali melalui air dan Roh. Upacara masuk ke dalam air menandakan kematian terhadap dosa. Roh Kudus pertama-tama membakar tubuh dosa dengan api Roh Kudus dalam diri mereka yang telah mati terhadap dosa. Kemudian, Dia memberi mereka hidup baru. Lukas 12:49-50 “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi, dan betapa Aku harapkan api itu sudah menyala! Aku harus menerima baptisan, dan betapa Aku sangat sedih, sebelum hal itu terlaksana!” Darah yang Yesus tumpahkan di kayu salib sepadan dengan baptisan air, dan daging-Nya yang terkoyak sepadan dengan baptisan api.

Baptisan api diperuntukkan bagi mereka yang tinggal di Sodom dan Gomora yang akan dibakar sampai mati oleh api yang turun dari surga. Mereka yang telah menerima baptisan api juga mengakui bahwa mereka mati di kayu salib bersama Yesus. Ini bukanlah upacara formal, melainkan sesuatu yang terukir di dalam hati. Kisah Sodom dan Gomora sering disebut sebagai subjek perzinahan. Kisah ini merujuk pada perzinahan rohani, bukan perzinahan fisik. Perzinahan rohani berarti percaya kepada Tuhan tetapi juga mengikuti berhala. Dalam istilah masa kini, ini merujuk pada orang percaya yang percaya kepada Yesus tetapi juga mengikuti takhayul, legalisme, dan gnostisisme. Ini adalah contoh-contoh khas perzinahan rohani. Tuhan sangat membenci perzinahan rohani. Yohanes 1:33-34 “Dan akupun mula-mula tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: ‘Ke atas siapa engkau melihat Roh Kudus turun dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang membaptis dengan Roh Kudus.’ Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.” Baptisan Roh Kudus adalah ketika Kristus memberikan Roh Kudus kepada mereka yang telah dibaptis dalam air dan api.

Bukanlah baptisan api dan baptisan Roh Kudus diberikan pada saat yang bersamaan, melainkan perjanjian ditetapkan melalui baptisan api dan perjanjian digenapi melalui baptisan Roh Kudus. Di antaranya, ada godaan Setan. Yesus juga dicobai oleh Setan setelah dibaptis. Semua orang percaya dicobai oleh Setan setelah dipimpin oleh Roh Kudus setelah dibaptis dalam air. Setan menguji iman orang percaya. Ia menguji apakah mereka masih dalam legalisme, takhayul, dan gnostisisme. Dan mereka yang lulus ujian akan dilahirkan kembali oleh Yesus yang mengutus Roh Kudus (baptisan Roh Kudus).

Baptisan Roh Kudus adalah Kristus yang memberikan hidup kebangkitan kepada orang-orang kudus. Oleh karena itu, baptisan Roh Kudus adalah peneguhan keselamatan. Mereka yang tidak percaya pada kebangkitan saat ini belum pernah menerima baptisan Roh Kudus. Mereka yang dibaptis saat ini tetapi berada di bawah hukum Taurat juga belum pernah menerima baptisan Roh Kudus. Baptisan Roh Kudus adalah anugerah dari Kristus bagi mereka yang percaya untuk mati bersama Yesus dan dibangkitkan bersama Kristus di masa sekarang.

Galatia 3:2-3 "Hanya ini yang ingin kuketahui darimu: Adakah kamu menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? Adakah kamu begitu bodoh? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mencoba menyempurnakan dirimu sendiri melalui daging?" Intinya adalah bahwa orang percaya harus memulai dengan baptisan Roh Kudus dan diakhiri dengan baptisan Roh Kudus, tetapi ada orang yang kembali kepada hukum Taurat. Inilah bagaimana kejahatan penghujatan terhadap Roh Kudus dilakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?