Pertanyaan 164. Berapa banyak sakramen yang ditetapkan Kristus dalam Perjanjian Baru?

 Pertanyaan 164. Berapa banyak sakramen yang ditetapkan Kristus dalam Perjanjian Baru?

Jawab. Dalam Perjanjian Baru, Kristus hanya menetapkan dua sakramen di gereja-Nya, yaitu baptisan dan Perjamuan Kudus.

Sakramen meliputi baptisan dan Ekaristi. Baptisan adalah upacara di mana orang percaya dipersatukan dengan kematian Yesus di kayu salib dan mati bersama, serta percaya bahwa mereka akan bangkit kembali dengan kebangkitan Yesus. Ekaristi memperingati hal ini dengan memecahkan roti dan minum dari cawan. Pada hakikatnya, sakramen ini membahas tentang baptisan.

Baptisan melambangkan kematian dan kebangkitan di kayu salib. Pertama, kematian di kayu salib dapat dijelaskan dengan membaginya menjadi baptisan air dan baptisan api. Baptisan air sering disamakan dengan banjir Nuh, dan merupakan penghakiman Allah atas mereka yang tidak bertobat dari dosa-dosa mereka. Baptisan api disamakan dengan Sodom dan Gomora, dan merupakan penghakiman Allah atas mereka yang mengikuti daging yang lain. Dipercayai bahwa penghakiman Allah ini dilakukan melalui kematian Putra-Nya, Yesus Kristus, sebagai pengganti, dan bahwa mereka yang bersatu dengan-Nya juga mati dengan cara ini. Oleh karena itu, orang percaya yang berdosa dihakimi oleh Allah di dalam Yesus Kristus.

Dalam Perjanjian Lama, orang berdosa menyembelih domba kurban, memercikkan darahnya di atas mezbah (baptisan air), dan membakar dagingnya (baptisan api). Jadi, meskipun domba kurban mati sebagai persembahan dan dipersembahkan kepada Allah, mereka harus menyadari bahwa domba kurban itu tidak lain adalah orang berdosa, orang percaya. Namun, hanya sedikit orang yang menyadari hal ini. Saat ini, ketika orang dibaptis dalam komunitas gereja, mereka berpikir bahwa mereka sekarang bebas dari dosa karena Yesus telah mencurahkan darah-Nya bagi mereka dan menebus dosa-dosa mereka. Orang yang dibaptis tidak mati terhadap dosa. Mereka masih mengasihi dunia dan berpikir bahwa mereka berdosa, sehingga mereka menuntut darah Yesus setiap hari.

Kebangkitan diungkapkan melalui baptisan Roh Kudus. Mereka yang menerima baptisan Roh Kudus menerima kehidupan kebangkitan dari surga dan menjadi makhluk yang dilahirkan kembali. Yesus yang telah bangkit menampakkan diri kepada para murid dan menghembuskan kehidupan kebangkitan ke dalam diri mereka.

Yohanes 20:21-22 “Maka kata Yesus sekali lagi: ‘Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.’ Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: ‘Terimalah Roh Kudus.’” Inilah baptisan Roh Kudus.

Perbedaan antara orang percaya dan orang kudus saat ini adalah apakah mereka telah menerima baptisan Roh Kudus atau belum. Mereka yang belum menerima baptisan Roh Kudus tidak dapat disebut orang kudus. Mereka telah dibaptis (baptisan air dan baptisan api), dipanggil, dan masuk ke dalam perjanjian, tetapi mereka belum dipilih dan diteguhkan dalam perjanjian itu. Orang percaya menganggap baptisan (biasanya baptisan air) sebagai tanda bahwa mereka telah menjadi umat perjanjian, tetapi kenyataannya tidak demikian. Dan kebanyakan orang percaya bahkan tidak tahu tentang baptisan api. Baptisan air dan baptisan api melambangkan mereka yang mati bersama Yesus.

Baptisan Roh Kudus adalah Kristus yang memberikan kehidupan kebangkitan kepada orang-orang kudus. Oleh karena itu, ini adalah peneguhan keselamatan. Mereka yang tidak percaya pada kebangkitan saat ini belum pernah menerima baptisan Roh Kudus. Mereka yang dibaptis saat ini tetapi berada di bawah hukum Taurat juga belum pernah menerima baptisan Roh Kudus. Baptisan Roh Kudus adalah anugerah dari Kristus bagi mereka yang percaya akan kematian bersama Yesus dan dibangkitkan bersama Kristus di masa kini. Orang percaya yang percaya pada kebangkitan setelah kematian tubuh melakukan dosa penghujatan terhadap Roh Kudus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?