Pertanyaan 155. Bagaimana Firman menjadi efektif bagi keselamatan?

Pertanyaan 155. Bagaimana Firman menjadi efektif bagi keselamatan? 

Jawaban. Roh Allah, melalui pembacaan, dan khususnya pemberitaan, Firman, menerangi, meyakinkan, dan merendahkan hati orang berdosa, mengusir mereka dari diri mereka sendiri, dan menarik mereka kepada Kristus; menjadikan mereka serupa dengan gambar-Nya, dan membuat mereka taat pada kehendak-Nya; menguatkan mereka melawan godaan dan kerusakan, meneguhkan mereka oleh kasih karunia, dan meneguhkan hati mereka dalam kekudusan dan penghiburan melalui iman yang menyelamatkan.

Galatia 3:23-27 "Sebelum iman datang, kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikawal sampai iman yang telah dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Tetapi sesudah iman itu datang, kita tidak lagi berada di bawah penuntun. Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus, karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus."

Firman Allah terbagi menjadi hukum Taurat dan Injil. Hukum Taurat adalah firman Allah kepada orang berdosa, yang memerintahkan mereka untuk bertobat, berbalik, dan menemukan Kristus. Namun, Injil adalah tentang mengenakan Kristus, dan Injil memberi tahu kita bahwa orang-orang kudus di dalam Kristus telah menerima hidup kebangkitan dan duduk di surga.

Injil adalah kematian dan kebangkitan Yesus Kristus di kayu salib. Agar kematian dan kebangkitan di kayu salib ini dapat diterapkan kepada orang-orang kudus, mereka harus dipersatukan dengan Yesus. Mereka harus percaya bahwa mereka telah mati bersama Yesus dan dibangkitkan bersama-sama. Iman ini bukanlah iman yang berasal dari hukum Taurat, melainkan iman yang berasal dari surga.

Untuk memiliki iman ini, orang percaya harus menyadari mengapa ia harus mati bagi Allah. Ini bukan berarti ia diselamatkan hanya dengan percaya kepada Yesus, tetapi bahwa ia adalah roh malaikat yang berdosa di kerajaan Allah karena ia ingin menjadi seperti Allah, dan bertobat kepada Allah. Itulah sebabnya orang percaya berseru kepada Allah. Inilah doa. Kemudian, Allah mengasihani orang tersebut dan menyelamatkannya melalui kasih karunia penebusan Yesus Kristus. Keselamatan berarti menerima kehidupan kebangkitan dan mengizinkan kerajaan Allah masuk ke dalam hati orang percaya. Inilah kebangkitan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?