Pertanyaan 114. Alasan apa yang ditambahkan pada perintah ketiga?

 Pertanyaan 114. Alasan apa yang ditambahkan pada perintah ketiga?

Jawab. Kata-kata, "Aku, Tuhan, tidak akan menganggap bersalah orang yang menyebut nama-Ku dengan sembarangan." Alasan mengapa kata-kata ini ditambahkan pada perintah ketiga adalah karena Allah adalah Tuhan, dan Tuhan Allah kita, dan kita tidak boleh menghujat nama-Nya, atau menyalahgunakannya dengan cara apa pun. Meskipun banyak orang yang melanggar perintah ini mungkin lolos dari kecaman dan hukuman manusia, namun Allah tidak akan menoleransi para pelanggar perintah ini, tetapi sama sekali tidak akan membiarkan mereka lolos dari penghakiman-Nya yang adil.


Mereka yang tidak percaya kepada Yesus dan mereka yang tidak percaya pada apa yang Yesus lakukan berbeda. Mereka yang tidak percaya kepada Yesus adalah orang berdosa sejak lahir. Perintah ketiga bukan untuk mereka yang tidak percaya, tetapi untuk umat Allah yang mengaku percaya, orang-orang percaya yang mengaku percaya kepada Yesus.

Mereka yang tidak percaya pada apa yang Yesus lakukan bersifat selektif dalam apa yang Yesus katakan. Mereka hanya percaya apa yang mereka pikir dapat mereka percayai. Mereka percaya dengan pikiran yang duniawi. Kebanyakan orang percaya saat ini adalah kaum legalis yang bertobat dari dosa-dosa mereka setiap hari dan berharap akan pengampunan melalui darah Yesus. Mereka percaya bahwa ketika Yesus datang kembali, mereka akan dibagi menjadi kebangkitan hidup dan kebangkitan penghakiman, sama seperti domba dan kambing dibagi, dan hal-hal seperti itu akan terjadi ketika mereka mati. Mereka tidak berpikir bahwa dosa-dosa mereka telah diampuni oleh Allah dan bahwa mereka telah dihakimi.

Kata penghakiman berarti hukuman sebagai akibat dari penghakiman. Penghakiman adalah untuk menghukum mereka yang tidak masuk ke dalam Yesus Kristus sebagai akibat dari penghakiman. Namun, penghakiman adalah untuk menghakimi apakah ada dosa atau tidak. Kebanyakan orang percaya menganggap penghakiman mencakup penghakiman dan hukuman. Mereka berpikir bahwa ketika Yesus datang kembali di masa depan, Ia akan menghakimi orang berdosa dan orang benar, dan jika mereka dihakimi sebagai orang berdosa, mereka akan masuk neraka. Kebanyakan orang percaya berpikir bahwa ini akan terjadi ketika tubuh mati. Namun, ini sudah terjadi saat tubuh masih hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?