Pertanyaan 106. Apa yang secara khusus diajarkan kepada kita melalui kata-kata, di hadapan-Ku, dalam perintah pertama?

 Pertanyaan 106. Apa yang secara khusus diajarkan kepada kita melalui kata-kata, di hadapan-Ku, dalam perintah pertama?

Jawab. Kata-kata, di hadapan-Ku, atau di hadapan-Ku, dalam perintah pertama mengajarkan bahwa Allah, yang melihat segala sesuatu, secara khusus memperhatikan dan tidak berkenan dengan dosa memiliki allah lain. Hal ini tidak hanya akan menghalangi kita dari melakukan dosa ini, dan menunjukkannya sebagai provokasi yang paling tidak tahu malu, tetapi juga akan menjadi argumen untuk membujuk kita melakukan apa pun yang kita lakukan dalam melayani Tuhan di hadapan-Nya.


Umat Allah harus tahu persis siapa Tuhan yang esa itu agar dapat menghindari kesalahan dengan mempercayai allah-allah lain. Identitas Allah diungkapkan melalui wahyu, dan wahyu dibagi menjadi wahyu umum dan wahyu khusus.

Mengenai wahyu umum, Roma 1:20 “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.”

Alkitab mengatakan bahwa kuasa dan keilahian Allah yang kekal terlihat jelas dan diketahui, serta dipahami dari ciptaan, dan tidak ada alasan untuk menyangkal fakta ini. Dengan mengingat hal ini, wahyu umum dapat dikatakan sebagai wahyu Allah yang membuktikan keberadaan, hikmat, kuasa, dan transendensi Allah kepada semua orang, di segala waktu, dan di segala tempat.

Wahyu khusus adalah metode yang dipilih Allah untuk menyatakan diri-Nya. Metode ini adalah bahwa sebelum penciptaan dunia, Allah telah menentukan Yesus Kristus, dan Allah sendiri menjadi Anak dan lahir ke dunia sebagai manusia untuk menyelamatkan orang berdosa. Orang-orang kudus dapat mengenal satu-satunya Allah melalui Yesus Kristus, Anak Allah.

Oleh karena itu, hanya mereka yang percaya bahwa mereka mati bersama Yesus Kristus dan dibangkitkan bersama-Nya yang percaya kepada satu-satunya Allah, dan mereka yang tidak dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Yesus di kayu salib, di mata Allah, "percaya kepada allah lain selain Aku." Mereka yang percaya kepada Yesus sebagai Anak Tuhan adalah mereka yang telah menerima wahyu khusus, dan mereka yang melihat Yesus sebagai Tuhan Tritunggal bukanlah mereka yang telah menerima wahyu khusus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?