Kerajaan Allah sebagai dunia roh
Manusia tidak dapat melihat kerajaan spiritual Tuhan melalui mata daging. Tuhan memberi tahu orang-orang tentang kerajaan Tuhan melalui Alkitab. Yohanes yang merupakan rasul mencatat dalam kitab Wahyu kerajaan Allah yang dia lihat ketika dia dikurung di pulau Patmos.
『 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah. Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. 』(Wahyu 21: 10-11) Permata melambangkan penderitaan dan kesabaran. Dan Rasul Paulus juga mengatakan pengalaman itu.
『 Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterima dari Tuhan. Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya-- ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia. 』(II Korintus 12: 1-4)
Alkitab menjelaskan bahwa tubuh yang akan dilahirkan kembali bukanlah daging dari orang tuanya, tetapi dari Tuhan.
Yesus menjelaskan kondisi kebangkitan apapun setelah kematian.
『 Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah. Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga. 』(Markus 12: 24-25) Alkitab menyiratkan kepada kita bahwa roh semua manusia adalah roh malaikat.
『 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. 』(Matius 17: 1-3)
『 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. 』(Markus 16:19)
『 Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.』(Lukas 24: 51) Kita dapat berpikir bahwa kerajaan rohani Allah adalah tempat masuknya tubuh yang telah dilahirkan kembali. Alkitab mengatakan bahwa Henokh dan Elia tidak mati tetapi tubuh mereka diubah dan naik ke surga.
Kita tidak dapat mengetahui apakah tubuh yang dilahirkan kembali bersama dengan tubuh, tetapi selalu menyenangkan Tuhan.
『 Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, --sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat-- tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan. Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya. 』(II Korintus 5: 6-9)
Kita dapat mengatakan bahwa dunia roh termasuk dunia alam semesta karena dunia roh bukanlah dunia dari konsep material dan spasial. Dunia materi tidak lain hanyalah sebagian kecil dari jiwa. Jika Tuhan tidak memancarkan terang, maka dunia material akan menjadi dunia yang gelap. Jadi dunia material adalah dunia yang terbatas, seperti penjara. Dunia material seperti botol kecil yang dibuang ke laut.
Komentar
Posting Komentar