Pertanyaan 14: Apakah ini berarti bahwa dasar kepercayaan sejati kepada Tuhan adalah mengenal Tuhan dalam Yesus Kristus?

 Pertanyaan 14: Apakah ini berarti bahwa dasar kepercayaan sejati kepada Tuhan adalah mengenal Tuhan dalam Yesus Kristus?


Jawaban: Ya, itu benar.

Kepercayaan sejati kepada Tuhan berarti bahwa Bapa, Yesus Kristus, dan orang-orang kudus menjadi satu dalam Roh Kudus. Mengenal Tuhan bukanlah tentang pengetahuan intelektual, tetapi tentang menjadi satu (Ibrani: yada). Ini mirip dengan cara pasangan suami istri menjadi satu.

Jika kita tidak bersatu dengan Tuhan, kita tidak dapat menjadi warga kerajaan Allah. Mereka yang menghakimi dan menegaskan kebenaran mereka sendiri tidak dapat menjadi satu dengan Tuhan. Namun, secara paradoks, manusia tidak mampu menjadi satu dengan Tuhan. Ini berarti bahwa hal itu mustahil tanpa kasih karunia Tuhan. Kasih karunia datang melalui campur tangan Tuhan yang sepihak.

Namun, campur tangan Tuhan menghancurkan keberadaan manusia (diri fisik), seperti pengalaman Yakub yang pinggulnya hancur di Sungai Yabok. Ketika seorang percaya percaya bahwa Yesus Kristus mati di kayu salib bersama mereka, mereka menerima kehidupan kebangkitan dan menjadi satu dengan Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?