Siapakah Setan itu?

 9. Setan

(1) Siapakah Setan itu?

Suatu peristiwa di kerajaan Tuhan

Kata Yehuda di dalam Alkitab 『Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,』(Yudas 1: 6) dan kata Petrus di dalam Alkitab 『Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;』(2 Petrus 2: 4)

Nabi Yesaya dari Perjanjian Lama mengatakan itu 『"Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!』(Yesaya 14: 12-14)

Lucifer (Yunani, Ibrani: Hellel: nama malaikat-malaikat yang rusak) ingin menjadi Tuhan. Dan menipu malaikat lain. Jadi Tuhan menempatkan mereka ke dalam ruang bawah tanah yang suram untuk ditahan untuk penghakiman. Di Taman Eden yang melambangkan kerajaan Tuhan, juga terjadi peristiwa yang sama di Kerajaan Tuhan.『Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.』(Kejadian 3: 4-6)『Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."』(Kejadian 3:13)

『Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.』(Kejadian 3:23)

Setan muncul dalam Lukas (4:15).『Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.』『"Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!』(Yesaya14: 12-14)

Lucifer (Yunani, Ibrani: Helle, berarti nama penghulu malaikat) Lucifer menjadi Setan setelah dia berdosa terhadap Tuhan. Setan ingin menjadi seperti Tuhan, dan menggoda malaikat lain untuk jatuh ke dalam dosa. Hal yang sama terjadi di Taman Eden yang melambangkan kerajaan Tuhan.

Dalam Kejadian, Setan diekspresikan sebagai ular.『Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."』(Kejadian 3: 4-5), Setan tampak seperti ular tua.『 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,』(Wahyu 20: 2)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?