Pertanyaan 25: Mengapa Anda menambahkan bahwa Tuhan adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi?

 Pertanyaan 25: Mengapa Anda menambahkan bahwa Tuhan adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi?

Jawaban: Karena Tuhan telah menyatakan Diri-Nya kepada kita melalui karya-karya-Nya, kita harus mencari dan menemukan Dia di dalamnya. Karena akal budi kita tidak mampu memahami hakikat Tuhan. Namun, dunia seperti cermin bagi kita, melalui mana kita dapat melihat Tuhan sejauh kita mampu mengenal-Nya.

Dalam Kejadian 1:1, "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi," "permulaan" berarti "pertama," atau "kepala." "Langit dan bumi" merujuk pada langit dan bumi. "Langit" tidak merujuk pada langit yang bersifat gaib, melainkan pada kerajaan Allah, dan "bumi" merujuk pada dunia materi.

Tuhan berada di dalam kerajaan-Nya, jadi mengapa Dia menciptakan bumi dari debu? Bumi seperti penjara, diciptakan untuk mengurung roh-roh malaikat yang berdosa di dalam kerajaan Allah. Itulah sebabnya Kejadian 1:2 mengatakan, "Bumi itu belum berbentuk dan kosong; kegelapan meliputi permukaan samudra; dan Roh Allah melayang-layang di atas air."

Dan Allah menciptakan manusia. Kejadian 2:7 menyatakan, "Lalu TUHAN Allah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan nafas kehidupan ke dalam hidungnya, sehingga manusia menjadi makhluk hidup." Ia mengurung roh malaikat di dalam tubuh dan menjadikannya manusia. Namun, ketika tubuh mati, roh kembali kepada Allah. Pengkhotbah 12:7 menyatakan, "Ingatlah, debu akan kembali ke tanah seperti semula, dan roh akan kembali kepada Allah yang memberikannya."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(6) Matna dan Burung Puyuh

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?