Pertanyaan 2: Mengapa Anda mengatakan demikian?
Pertanyaan 2: Mengapa Anda mengatakan demikian?
Jawaban: Karena Allah menciptakan kita dan menempatkan kita di dunia ini untuk menerima kemuliaan di antara kita. Karena Allah adalah sumber kehidupan kita, wajar jika kita menjalani hidup kita untuk kemuliaan-Nya.
Mereka yang telah berpaling dari Allah melupakan Dia, hidup sebagai tuan atas diri mereka sendiri, dan kemudian mati. Roh di dalam semua manusia berasal dari kerajaan Allah, tetapi mereka yang tidak mengenal Allah pada akhirnya pergi ke Hades setelah kematian dan menghadapi penghakiman. Inilah keadilan Allah.
Keadilan Allah adalah kehendak-Nya untuk menghakimi dosa. Namun, seperti dalam perumpamaan anak yang hilang, Allah menunggu roh-roh berdosa yang dibuang ke dunia untuk bertobat dan kembali.
Dengan menjadi daging dan mati di kayu salib, Allah membuka jalan bagi mereka yang bertobat untuk kembali ke kerajaan Allah. Allah membuka pintu surga bagi mereka yang bertobat, percaya bahwa mereka mati bersama Yesus di kayu salib, dan dibangkitkan bersama-Nya.
Surga mengacu pada kerajaan Allah di dalam hati orang percaya. Pertama, kita harus hidup di dunia ini untuk membangun surga, dan kemudian, melalui surga itu, kita harus membagikannya kepada sesama kita. Kerajaan Allah di dalam hati, yang disebut surga, bukanlah sekadar nama; itu adalah kehadiran nyata Allah dan Yesus Kristus, yang telah masuk melalui Roh Kudus dan bersama orang-orang percaya. Dengan demikian, Allah menerima kemuliaan dari orang-orang percaya.
Komentar
Posting Komentar