Pertanyaan 88: Berapa banyak hal yang terlibat dalam pertobatan atau perubahan sejati?

 Pertanyaan 88: Berapa banyak hal yang terlibat dalam pertobatan atau perubahan sejati?

Jawaban: Dua hal: kematian manusia lama dan kebangkitan manusia baru.

Pertobatan adalah berbalik. Seorang berdosa menyadari bahwa ia telah berpaling dari Tuhan, berbalik, dan kembali kepada Tuhan. Untuk kembali kepada Tuhan dengan cara ini, seseorang harus percaya bahwa diri lama mati dan dibangkitkan sebagai pribadi baru. Oleh karena itu, pertobatan adalah sesuatu yang dilakukan oleh orang percaya, dan kebangkitan adalah karunia kasih karunia dari Tuhan. Pertobatan orang percaya menandakan kematian diri lama di kayu salib bersama Yesus Kristus.

Kisah Para Rasul 11:18 Ketika mereka mendengar ini, mereka diam dan memuji Allah, katanya: “Maka Allah telah memberikan kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi juga pertobatan yang membawa kepada hidup.”

Terjemahannya adalah “pertobatan yang membawa kepada hidup” (μετάνοιαν εἰς ζωὴν), yang berarti pertobatan yang membawa kepada hidup. Pertobatan adalah syarat untuk memasuki kehidupan, dan kehidupan itu adalah kehidupan kebangkitan. Agar orang percaya memperoleh kehidupan kebangkitan, diri lama harus mati bersama Yesus. Oleh karena itu, pertobatan dapat dikatakan sebagai kematian diri lama. Ini karena diri lama adalah manusia pertama, Adam, dan memiliki tubuh dosa yang telah diwariskan dari manusia pertama, Adam.

Mengapa manusia dilahirkan dengan tubuh yang berdosa? Secara lahiriah, itu karena Adam dan Hawa berdosa terhadap Allah di Taman Eden. Tetapi secara rohani, itu karena roh malaikat yang berdosa di kerajaan Allah gagal mempertahankan posisinya. Akibatnya, roh itu kehilangan hidup dan dipenjara di dalam tubuh.

1 Petrus 3:18, "Karena Kristus juga telah menderita karena dosa sekali untuk selamanya, orang yang benar untuk orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah, yang telah mati dalam daging (sarchi) tetapi dihidupkan oleh Roh."

Alkitab berbicara tentang kematian dan kebangkitan di kayu salib. Kematian di kayu salib menandakan kematian fisik. Meskipun kata "sarki" diterjemahkan sebagai "daging," sarki tidak merujuk pada "soma" (tubuh), tetapi pada daging (tubuh dosa). Kematian di kayu salib menandakan kematian fisik, tetapi secara spiritual, tubuh dosa telah mati.


Hal itu diungkapkan sebagai "dihidupkan dalam roh (pneumati)." Pneumati berarti "dalam Roh Kudus." Artinya dihidupkan oleh Roh Kudus. Apa artinya dihidupkan? Artinya roh mengenakan tubuh spiritual. Jika roh tidak mengenakan tubuh spiritual tetapi tubuh fisik, itu berarti kematian spiritual. Untuk mencapai kehidupan kebangkitan spiritual yang lengkap, tubuh fisik harus mati dan dibangkitkan dalam tubuh spiritual. Tubuh spiritual adalah tubuh yang berasal dari surga.

Oleh karena itu, pertobatan membutuhkan pertimbangan mengapa roh dipenjara dalam tubuh dosa, dan pada akhirnya, orang percaya harus menyadari bahwa keinginan untuk menjadi seperti Allah dan menentang Allah adalah dosa. Pertobatan atas dosa adalah kematian terhadap dosa. Mereka yang bertobat menyadari bahwa mereka adalah makhluk yang mau tidak mau harus mati di hadapan Tuhan, dan bahwa Yesus, yang mati di kayu salib, tidak lain adalah orang percaya itu sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Iman

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?