Pertanyaan 65: Anda mengaku bahwa Anda berpartisipasi dalam Kristus dan berkat-berkat-Nya melalui iman. Dari manakah iman ini berasal?
(Tentang Sakramen Kudus)
Pertanyaan 65: Anda mengaku bahwa Anda berpartisipasi dalam Kristus dan berkat-berkat-Nya melalui iman. Dari manakah iman ini berasal?
Jawaban: Roh Kudus menanamkan iman ke dalam hati kita melalui Firman Kudus dan memperkuatnya melalui penggunaan Sakramen Kudus.
Allah tidak memberikan iman kepada sembarang orang, tetapi kepada mereka yang bertobat dan percaya akan kematian dan kebangkitan Yesus. Jika tidak, semua orang akan berada di bawah hukum Taurat. Karena itu, Allah memberikan kelahiran baru dari surga kepada mereka yang bebas dari hukum Taurat melalui baptisan Roh Kudus.
Galatia 3:23-25 “Sebelum iman datang, kita berada di bawah hukum Taurat, ditahan sampai iman itu dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun kita untuk membawa kita kepada Kristus, supaya kita dibenarkan oleh iman. Tetapi sekarang, setelah iman datang, kita tidak lagi berada di bawah penuntun.”
Kata "kudus" identik dengan "pengudusan" dan "kekudusan." Kata ini menandakan kehidupan yang dikhususkan untuk Tuhan dan persatuan dengan-Nya di dalam Kristus. Tuhan mengakui sebagai kudus mereka yang mati bersama Yesus Kristus dan dibangkitkan bersama-Nya.
Oleh karena itu, sakramen adalah upacara yang dilakukan oleh orang percaya untuk menandakan bahwa ia telah dikuduskan. Sakramen memperingati darah dan daging Yesus Kristus, melambangkan kematian dan kebangkitan-Nya, dengan roti dan anggur, dan dengan demikian mengingatkan kita akan kematian-Nya di kayu salib dan kebangkitan-Nya. Oleh karena itu, istilah "kesucian" tidak tepat untuk sakramen itu sendiri. Namun, meskipun sakramen adalah ritual, sakramen harus dilakukan dengan hati yang penuh hormat.
Komentar
Posting Komentar