Pertanyaan 64: Bukankah ajaran seperti itu akan membuat orang acuh tak acuh dan jahat terhadap perbuatan baik?

Pertanyaan 64: Bukankah ajaran seperti itu akan membuat orang acuh tak acuh dan jahat terhadap perbuatan baik?


Jawaban: Tidak. Mereka yang dipersatukan dengan Kristus melalui iman yang sejati pasti akan menghasilkan buah syukur.


Pertanyaannya adalah, jika keselamatan dicapai oleh kasih karunia Allah dan bukan oleh perbuatan baik atau usaha, bukankah itu akan membuat kita acuh tak acuh terhadap perbuatan baik dan menjadi jahat?

Manusia adalah makhluk yang terdiri dari gabungan daging dan roh. Karena roh mereka terkurung dalam tubuh fisik, mereka disebut orang berdosa. Namun, orang percaya yang bertobat dan masuk ke dalam Yesus Kristus percaya bahwa tubuh fisik mereka telah mati, sehingga roh mereka dibangkitkan oleh kuasa Roh Kudus, dan roh mereka, yang mengenakan tubuh rohani, memperoleh keselamatan.

Namun, bahkan di antara orang-orang kudus, ada dua tubuh di dalam daging: tubuh jasmani (sarco) dan tubuh rohani (pneuma). Pikiran jasmani dan pikiran rohani orang percaya berada dalam konflik rohani. Oleh karena itu, meskipun orang-orang kudus dapat menghasilkan buah yang baik, mereka juga dapat jatuh ke dalam kejahatan. Meskipun orang-orang kudus duduk di surga (surga ketiga), mereka juga dapat ditusuk oleh duri Setan. Karena itu, orang-orang kudus membutuhkan pertumbuhan rohani dan harus selalu menjaga identitas mereka dalam pikiran rohani mereka. Lebih lanjut, untuk mencegah diri lama beroperasi, mereka harus menjalani setiap hari dengan mengingat kematian Yesus Kristus di kayu salib.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Iman

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?