Pertanyaan 44: Mengapa frasa "Ia turun ke neraka" ditambahkan ke dalam Pengakuan Iman Para Rasul?

 Pertanyaan 44: Mengapa frasa "Ia turun ke neraka" ditambahkan ke dalam Pengakuan Iman Para Rasul?


Jawaban: Agar, setiap kali saya berada dalam godaan atau krisis pribadi, saya dapat yakin bahwa Tuhan Kristus, dengan mengalami kesedihan dan penderitaan jiwa yang tak terkatakan melalui hidup-Nya dan terutama di kayu salib, telah menyelamatkan saya dari penderitaan dan kesedihan neraka. (Perhatikan bahwa ini tidak berarti Ia benar-benar turun ke neraka.)

"Apa yang harus disadari oleh orang-orang kudus melalui ritus baptisan" adalah bahwa orang-orang kudus telah dikuburkan secara fisik, tetapi hidup secara rohani, mengamankan kewarganegaraan mereka di surga. Ada periode tiga hari antara penguburan dan kebangkitan yang mengamankan kewarganegaraan surgawi mereka. Yesus mati di kayu salib dan dipenjara selama tiga hari.

1 Petrus 3:19, "Dalam roh itulah Ia pergi dan memberitakan Injil kepada roh-roh yang dipenjara." Penjara melambangkan tubuh fisik tempat roh dipenjara, dan Yesus mengetuk hati manusia. Orang percaya juga harus mati secara fisik bersama Yesus dan membuka pintu hati mereka. Oleh karena itu, orang percaya harus mendengar suara surga dan menerima terangnya.

Yohanes 5:28, "Janganlah heran akan hal ini, sebab saatnya akan tiba, semua orang yang ada di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya dan mati." Setiap manusia di dunia ini rohnya terkurung dalam penjara tubuh. Karena itu, sejak lahir, manusia tidak mampu mengenali Allah dan menjadi orang berdosa.

Melalui perumpamaan penabur, Yesus mendesak kita untuk menjadi orang-orang yang mendengar dan memahami Firman. Ia mendesak orang-orang untuk mengolah ladang hati mereka, merenung, dan menyadari identitas mereka sendiri. Ia mendesak mereka untuk mendengar arti kata-kata Yesus dan membuka hati mereka. Ia mendesak mereka untuk bertobat dan berpaling kepada Allah. Kemudian, Allah akan mengutus Yesus kepada mereka yang bertobat, dan mereka akan menjadi bagian dari firman-Nya, makan dan minum bersama-Nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Iman

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?