Pertanyaan 158. Siapakah yang dapat memberitakan Firman Allah?

 Pertanyaan 158. Siapakah yang dapat memberitakan Firman Allah?


Jawaban. Firman Allah hanya dapat diberitakan oleh mereka yang tidak hanya cukup berbakat tetapi juga diberi wewenang dan dipanggil untuk jabatan ini.

Kisah Para Rasul 8:5-6 "Lalu pergilah Filipus ke sebuah kota di Samaria dan memberitakan Kristus di sana. Orang banyak dengan bulat hati menerima pemberitaan Filipus itu, karena mereka mendengarnya dan melihat mujizat-mujizat yang diadakannya." Setelah Yesus naik ke surga dan Roh Kudus turun, murid-murid Yesus memberitakan Injil dan membaptis orang-orang yang percaya kepada Yesus.

Efesus 4:11 "Dan Ia memberikan beberapa orang sebagai rasul, beberapa sebagai nabi, beberapa sebagai pemberita Injil, dan beberapa sebagai gembala dan pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus."

Saat ini, Kekristenan terbagi menjadi beberapa denominasi, dan posisi-posisi tersebut diungkapkan secara berbeda tergantung pada denominasinya. Setiap denominasi memiliki pemimpin, seperti Paus di Gereja Katolik, Gereja Inggris di Gereja Anglikan, Uskup di Gereja Metodis, sistem kongregasional di Gereja Baptis, dan Penatua di Gereja Presbiterian. Setiap denominasi menentukan siapa yang memimpin ibadah atau khotbah dalam bentuk organisasi yang sesuai.

Namun, mereka yang memberitakan dan menyampaikan firman Tuhan menurut organisasi-organisasi ini harus menyampaikan firman tersebut berdasarkan kebenaran Alkitab, tetapi saat ini, setiap denominasi menciptakan doktrinnya sendiri dan memberitakan serta menyampaikannya seolah-olah itu adalah kehendak Tuhan. Oleh karena itu, ayat Alkitab yang sama diberitakan secara berbeda tergantung pada setiap denominasi, atau bahkan tergantung pada denominasi yang sama tergantung pada denominasinya, karena mereka terikat oleh doktrin yang mereka ciptakan.

Matius 13:52 Yesus berkata kepada mereka, "Karena itu setiap ahli Taurat yang telah menerima pengajaran untuk Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya." "Te Basileia ton Uranon" berarti kerajaan Allah di dalam hati. Mereka yang tidak memiliki kerajaan Allah di dalam hati mereka tidak dapat memberitakan firman Allah. Hal ini karena mereka yang tidak memiliki kerajaan Allah di dalam hati mereka tidak mengenal kerajaan Allah dan tidak dapat berdialog dengan Ho Logos. Oleh karena itu, mereka memberitakan firman Allah melalui pengetahuan dan doktrin Alkitab yang mereka pelajari di sekolah, tetapi mereka juga mencampuradukkan pemikiran mereka sendiri dan memberitakannya kepada orang lain, sehingga firman Allah terdistorsi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Iman

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?