Pertanyaan 153. Apa yang Allah tuntut dari kita agar terhindar dari murka dan kutukan Allah yang seharusnya kita terima karena pelanggaran hukum Taurat?
Pertanyaan 153. Apa yang Allah tuntut dari kita agar terhindar dari murka dan kutukan Allah yang seharusnya kita terima karena pelanggaran hukum Taurat?
Jawaban. Untuk terhindar dari murka dan kutukan Allah yang seharusnya kita terima karena pelanggaran hukum Taurat, Allah menuntut kita untuk bertobat kepada-Nya, beriman kepada Tuhan kita Yesus Kristus, dan tekun menggunakan sarana lahiriah yang dengannya Kristus mengkomunikasikan kepada kita manfaat-manfaat perantaraan-Nya.
Roma 6:4-6 “Karena itu kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia melalui baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan Dia dalam kematian yang sama seperti kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan kebangkitan yang sama seperti kematian-Nya. Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar kita tidak lagi menjadi hamba dosa.”
Allah memerintahkan orang berdosa untuk bertobat dan menerima kematian penebusan Yesus Kristus. Pertobatan adalah kematian manusia lama. Ketika orang percaya menyadari bahwa ia datang ke dunia melawan Allah dan berbalik, ia menyadari bahwa ia telah mewarisi tubuh dosa manusia lama dan percaya bahwa manusia lama telah mati bersama Yesus. Inilah pertobatan.
Baptisan adalah persatuan dengan kematian dan kebangkitan Yesus. Jadi pada akhirnya, orang percaya juga menerima penghakiman Allah di kayu salib bersama Yesus dan diselamatkan melalui kebangkitan-Nya.
Kebangkitan bukanlah konsep tubuh yang mati lalu hidup kembali, melainkan roh yang mati dibangkitkan dan hidup kembali, lalu diberi tubuh rohani dan duduk di surga. Oleh karena itu, sebuah bait suci didirikan di dalam hati orang-orang kudus, dan ketika Yesus datang kembali dan memasuki bait suci itu, bait suci itu menjadi surga. Dengan demikian, gambar Allah dipulihkan. Inilah yang disebut pemulihan Eden.
Komentar
Posting Komentar