Pertanyaan 123: Apa perintah kelima?

 Pertanyaan 123: Apa perintah kelima?

Jawaban: Perintah kelima adalah: Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu.

Perintah kelima adalah tentang Kristus, yang menjadi perantara antara Allah dan orang berdosa. Efesus 5:31-33 mengatakan, "Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang kumaksud ialah Kristus dan jemaat. Hendaklah kamu masing-masing mengasihi isterinya seperti dirinya sendiri dan isteri harus menghormati suaminya."

Laki-laki melambangkan Kristus, Anak Manusia. Kristus menunjukkan gambaran meninggalkan Allah Bapa dan menjadi satu dengan perempuan, sang istri. Kristus meninggalkan Bapa dan menaati firman Bapa serta memikul salib. Kata hormat berarti ketaatan. Dan melalui kematian-Nya yang menebus, Ia membawa orang-orang yang bertobat ke dalam tangan-Nya dan menuntun mereka kepada keselamatan. Oleh karena itu, mereka yang mati dalam persatuan dengan Kristus yang wafat di kayu salib juga menaati firman Allah. Cara orang menaati Allah, Bapa rohani mereka, adalah dengan mempersembahkan diri mereka sebagai korban kepada Allah bersama dengan persembahan korban.

Dalam Efesus 5:30-32, keselamatan diibaratkan sebagai pernikahan antara seorang pria dan seorang wanita, dan juga diungkapkan dalam konteks hubungan antara Kristus dan gereja. Pernikahan antara seorang pria dan seorang wanita bukanlah keselamatan itu sendiri, tetapi melalui hubungan pernikahanlah makna keselamatan diwujudkan.

Dalam Kejadian 2:22-24, "Dan dari tulang rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan disebut perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki." Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging." Di sini, "karena itu" pada awalnya berarti mengeluarkan Hawa dari satu daging, tetapi artinya menjadi satu lagi.

Hubungan antara Kristus dan gereja adalah sama. Di sini, gereja merujuk kepada orang-orang kudus. "Kamu adalah gereja." Di sini, "kamu" merujuk pada roh. Roh-roh di dalam orang-orang kudus pada awalnya bersatu dengan Kristus, tetapi mereka murtad karena mereka berdosa terhadap Allah. Oleh karena itu, mereka diperintahkan untuk masuk kembali ke dalam Kristus dan menjadi satu. Inilah rahasia sebelum penciptaan dunia.

Sebelum penciptaan dunia, roh-roh malaikat jahat ingin menjadi seperti Allah, sehingga mereka meninggalkan Allah dan berdosa terhadap Allah. Maka Allah mengurung roh-roh itu di dalam debu. Sekarang setelah roh-roh itu dibangkitkan, mereka kembali bersatu dengan Allah di dalam Kristus. Menjadi satu tidak tercapai ketika daging mati, tetapi ketika daging masih hidup. Ketika kita menyadari bahwa kita telah meninggalkan kerajaan Allah, bertobat, dan percaya bahwa tubuh jasmani kita (manusia lama) mati di kayu salib bersama Yesus, Allah mengizinkan kita untuk dilahirkan kembali sebagai tubuh rohani, dan roh kita hidup kembali dan menjadi satu di dalam Kristus.

Inilah yang Rasul Paulus jelaskan tentang pernikahan sebagai metafora. Kita harus menyadari hal-hal tentang kerajaan Allah melalui apa yang terjadi di Taman Eden. Itulah sebabnya Yesus berdoa dalam Yohanes 17. Menjadi satu Artinya, “Sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, supaya mereka juga menjadi satu di dalam Kita.” Inilah hidup yang kekal, kebangkitan, dan kelahiran kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Iman

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?