Pertanyaan 79. Dapatkah orang percaya sejati, karena ketidaksempurnaan mereka, dan berbagai godaan serta dosa yang menjerat mereka, jatuh dari keadaan kasih karunia?

 Pertanyaan 79. Dapatkah orang percaya sejati, karena ketidaksempurnaan mereka, dan berbagai godaan serta dosa yang menjerat mereka, jatuh dari keadaan kasih karunia?

Jawab. Karena kasih Allah yang tak berubah, ketetapan dan perjanjian-Nya untuk memberi mereka keselamatan sejati, persatuan-Nya yang tak terpisahkan dengan Kristus, syafaat-Nya yang terus-menerus bagi mereka, dan Roh serta benih Allah yang berdiam di dalam mereka, mereka tidak dapat sepenuhnya atau sepenuhnya jatuh dari keadaan kasih karunia, melainkan dipelihara oleh kuasa Allah melalui iman menuju keselamatan.


Ketidaksempurnaan orang percaya berarti mereka tidak dapat mencapai kekudusan yang sempurna, dan menurut doktrin ini, orang percaya tidak dapat mencapai kekudusan yang sempurna. Orang percaya sejati bukanlah orang yang tidak sempurna dalam iman. Oleh karena itu, orang percaya yang tidak sempurna bukanlah orang percaya sejati.

Mereka yang tidak mencapai kekudusan yang sempurna tidak dapat diselamatkan karena dosa-dosa mereka. Adalah keliru untuk mengatakan bahwa seseorang diselamatkan hanya dengan percaya kepada Yesus. Mereka yang mati bersama Yesus dalam hal dosa dituntun kepada keselamatan. Allah menganugerahkan kasih karunia dan kekudusan yang sempurna kepada mereka yang bertobat dan bersatu dengan-Nya melalui kematian Yesus Kristus yang menebus. Efesus 2:8 "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah."

Sebelum penciptaan dunia, rencana Allah adalah memilih para pelopor iman untuk mengumumkan kedatangan Mesias sebelum Kristus datang ke dunia. Namun, setelah Kristus datang, peran tersebut berpusat pada murid-murid Yesus untuk mengumumkan bahwa Yesus adalah Kristus dan yang telah bangkit. Kolose 1:25-28 “Aku telah menjadi pelayan jemaat sesuai dengan tugas yang dipercayakan Allah kepadaku untuk kamu, yaitu untuk memberitakan sepenuhnya firman Allah, yaitu rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang telah dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya. Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di dalam kamu, Kristus adalah pengharapan akan kemuliaan. Dan kami memberitakan-Nya, sambil menasihati setiap orang dan mengajar setiap orang dalam segala hikmat, sehingga kami dapat memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.”

Itulah sebabnya misteri ini diteruskan dari murid-murid Yesus kepada orang-orang kudus yang terpilih. Itulah sebabnya ada pelayan dan orang-orang kudus yang telah dipilih oleh Allah dengan karunia-karunia khusus.

Yang kedua adalah bahwa predestinasi Allah adalah untuk menyelamatkan orang-orang kudus di dalam Kristus. Allah memimpin mereka yang ada di dalam Kristus kepada keselamatan yang sempurna. Alasannya adalah karena mereka memandang kepada Kristus. Mereka yang ada di dalam Kristus menjadi satu dengan Kristus. Ini adalah sesuatu yang telah ditentukan dalam predestinasi Kristus dan menjadi sebuah perjanjian. Efesus 1:4 "Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya."

Sebelum dunia diciptakan, Allah tidak menentukan orang-orang kudus tertentu untuk diselamatkan, tetapi Allah telah menentukan Kristus dan menentukan mereka yang datang kepada Kristus untuk diselamatkan. Oleh karena itu, melalui baptisan Roh Kudus, kita dimeteraikan dengan perjanjian keselamatan dan duduk di surga. Roma 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Roma 8:38-39, "Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." Keselamatan adalah sesuatu yang tidak dapat diubah oleh siapa pun atau oleh peristiwa apa pun. Alasannya adalah karena Allah telah menjanjikannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Iman

Pertanyaan 60. Dapatkah mereka yang belum pernah mendengar Injil, dan karena itu tidak mengenal atau percaya kepada Yesus Kristus, memperoleh keselamatan dengan hidup menurut terang akal budi?

Pertanyaan 76. Apa yang dimaksud dengan pertobatan menuju hidup?