Wahyu tentang Kristus
(Wahyu tentang Kristus)
Wahyu Kristus adalah pewahyuan kematian. Mereka yang menerima wahyu menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang jatuh. Jika Anda tidak tahu ini, Anda tidak tahu wahyu Kristus. Manusia yang benar-benar bejat dipaksa mati di hadapan Tuhan keadilan. Ketika saya menyadari bahwa saya harus mati dari Tuhan, Orang bisa mengerti “mengapa Tuhan Pencipta lahir dari daging di dunia in?”
Jadi kita harus mati bersama Yesus di kayu salib. Tuhan tidak meminta dosa orang mati.『Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. 』(Roma 6:6-7)
Mati melarikan diri dari dosa Karena melarikan diri dari dosa, Allah menganggap orang mati di kayu salib sebagai orang benar. Kita harus mati di kayu salib bersama Yesus. Di hadapan Firman Tuhan, diri (jiwa) adalah mati. Ketika jiwa mati, roh itu hidup kembali.
『Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? 』(Roma 6:1-2)
Ia yang mati dalam dosa tidak hidup dalam dosa. Jika Anda tidak mati dalam dosa, Anda masih hidup dalam dosa. Penyelesaian pertobatan adalah kematian dalam dosa. Dia harus mati bersama Yesus. Mereka yang mati bersama Yesus tentang dosa: Mereka menyadari bahwa kematian Yesus adalah karena dia. Tetapi orang-orang percaya bahwa Yesus mati untuk dia sebagai gantinya. Mereka tidak ingin mati bersama Yesus. Jadi mereka tidak bertobat.
Saya telah membunuh Anak Domba karena dosa saya. Saya tahu bahwa domba yang saya bunuh adalah Kristus. Saya telah membunuhnya yang bisa menyelamatkan saya. Saya harus mati dengan domba yang telah saya bunuh.
Komentar
Posting Komentar